Kamis, 01 Maret 2018

Trik simple mengamankan Router Board Mikrotik


A. Pendahuluan
1. Pengertian
    Disini saya menggunakan fitur user pada mikrotik, user ini adalah sebuah username dan password yang digunakan untuk memasuki sebuah mikrotik. Sudah bukan rahasia lagi kalau Router Mikrotik mempunyai Username dan Password bawaan pabrik yaitu Username : Admin, dan Password : (blank). Sebaiknya Username Password default tersebut kita disable, dihapus atau kita ubah, agar tidak digunakan orang lain. Untuk menghapus dan melakukan disable User Default silakan buat terlebih dahulu User yang memiliki hak akses (group) Full. Untuk melakukan management User bisa masuk ke menu.

2. Latar belakang
    Ingin membuat username dan password akses mikrotik.

3. Maksud dan tujuan
    Dengan adanya username ini kita dapat memiliki hak akses untuk meremote mikrotik.

4. Hasil yang diharapkan
         Dengan adaya ini kita dapat meningkatkan keamanan mikrotik.

B. Alat dan bahan
     Laptop
     Mikrotik
     Kabel UTP

C. Jangka waktu pelaksanaan
    5 menit

D. Proses dan tahapan pelaksanaan
1. Buka winbox dan masuk kemenu system-User, lalu klik +, pada Name ketikan username untuk hak akses mikrotik dan ketikan passwordnya, pada grup pilih full karena jika kita pilih full kita bebas dapat melakukan apa aja pada mikrotik kita, lalu klik Apply dan Ok.

2. Lalu kita buka user defaultnya yaitu admin, pada Group pilih read, read ini berfungsi untuk hak akses yang difungsikan hanya untuk melihat settingan mikrotiknya saja dan dengan group read ini kita tidak bisa merubah konfigurasi dimikrotik, lalu klik Apply dan Ok.

3. Lalu kita coba konfigurasi kita, yang pertama kita membuka mikrotik dengan hak akses yang kita  buat tadi

4. Maka hasilnya kita bisa merubah konfigurasi apapun pada mikrotik.

5. Yang kedua kita coba masuk dengan hak akses default pada mikrotik yaitu admin

6. Maka hasilnya adalah tampilan konfigurasi terlihat pucat, ini artinya adalah bahwa dengan hak akses yang kita setting groupnya read maka kita hanya bisa melihat dan tidak bisa mengkonfigurasi.


E. Hasil yang didapatkan
     Dapat membuat user untuk akses mikrotik.

F. Temuan permasalahan
    -

G. Kesimpulan
     Jadi, dengan adanya user ini kita dapat mengontrol hak akses pada mikrotik sehigga orang lain tidak dapat masuk kemikrotik kita.

H. Referensi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar